Studi: Anggur Merah Dapat Cegah Diabetes

Publik bisa jadi familiar dengan kutipan, ‘satu apel sehari bisa buat hindari dokter’, dengan makna apel yang menyehatkan. Namun, bagaimana dengan segelas wine atau anggur merah?

Dalam beberapa waktu terakhir sudah banyak studi yang menyebutkan wine juga mengusung banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mencegah penyakit berbahaya. Studi kesehatan terbaru menyebutkan anggur merah ternyata juga dapat mencegah diabetes tipe 2.

Studi tersebut dimuat dalam jurnal ‘Diabetologia’ di Inggris beberapa waktu lalu. Dilansir dari laporan Boldsky, studi mengungkapkan bahwa dengan mengonsumsi segelas anggur merah setiap hari setelah makan, akan membantu mengurangi risiko orang yang terkena diabetes melitus tipe 2 sebesar 27 persen. Namun, hal ini tidak semata-mata hanya mengonsumsi rutin segelas anggur merah saja, melainkan diimbangi dengan pola hidup yang sehat.

Lebih jauh, studi tersebut menjelaskan kandungan antioksidan dan flavonoid di dalam anggur merah dapat menjaga produksi hormon insulin di dalam tubuh. Dengan demikian, ia akan dapat mencegah diabetes tipe 2.

Insulin ini sendiri merupakan bagian terpenting karena dapat mengontrol jumlah kadar gula dalam tubuh. Jika tidak berfungsi dengan baik, seseorang akan merasakan sejumlah gejala diabetes tipe 2, seperti rasa lapar dan haus yang berlebihan, kelelahan, tubuh lemas, sering buang air kecil, fluktuasi berat badan, mengalami penglihatan yang kabur, serta memiliki jangka waktu penyembuhan luka yang buruk.

Penyakit diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tapi gejalanya masih bisa diobati sebagai bentuk pencegahan. Dengan mengonsumsi makanan sehat, pola diet yang seimbang, rajin berolahraga, dapat membantu mencegah terkena penyakit diabetes ini.

Dengan adanya manfaat yang terkandung dalam anggur merah, bukan berarti bisa menikmati minuman satu ini tanpa memperhatikan hal-hal yang terkait di dalamnya. Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi anggur merah, seperti umur, jenis kelamin, hingga waktu untuk meminumnya.Selain itu, studi tersebut juga menekankan perlunya konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi anggur merah rutin, khususnya bagi yang sudah kecanduan atau punya masalah dengan minuman beralkohol. Karena, bila wine dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan faktor lain yang justru akan membahayakan kesehatan.

www.cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *